Monday, April 26, 2010

alhamdulillah...
laporan jemaah..
ustazku berkata, semua 260 negara telah dimasuki jemaah. Dan aku tak sangka bahawa di Israel sendiri pun dah ada satu 'markaz'. Jemaah yg bergerak di sana aman. Tentera Israel sendiri tidak berani mengacukan senapang mahupun pistol atau menganggu jemaah dakwah yg sedang bergerak di sana. Namun, hanya rakyat beberapa buah negara yg dibenarkan masuk di sana. Contohnya, Singapura. Ustazku berkata, warganegara Singapura yg 'khuruj fisabilillah' di sana yg memberikan laporan. Mereka berkata 'markaz' itu terletak di Tel Aviv kalau tak silap.

Yakinlah dgn usaha ini. Allah bersama kita. 

muslimin dan mukminin...keluarlah jemaah..'khuruj fisabilillah'

amin~..
we are not as what we're thinking about. Sometimes we believe that is the best we had done. We believe that the result will come brightly as how the best we answered it before. Don't think its really contented you. Remember Him, our Creator. Its really happened to me. We believe that we are among the scorer who will return with the triumph and glorious result.

But, please believe it. Allah knows what is the best for us. Perhaps it will come truthly in the next stage. As a human being, we are so weak and could not be able to guess well. It's actually a test.

But, as what I had mentioned before, this is not the destination, it still the the long journey. I have to accept it. 

i seek from your forgiveness ya Allah....

Friday, April 23, 2010

assalamualaikum...
to readers..
I'm suggest you to open this blog and grab such many Islamic and Sunnah knowledges...insyaAllah..its may help us to improve ourselves...amin~
....

Wednesday, April 14, 2010

Fahamilah...

assalamualaikum...alhamdulillah, kembali menulis sikit-sikit.

Mesti yg mengenali diri ini bertanya kenapa aku 'join' jemaah Islam yg ini?

Sebenarnya aku juga tidak mengenali atau mengetahui apa-apa saja tentang perkara ini di sekolah rendah. Melangkah sahaja di alam sekolah menengah, alhamdulillah dgn taufiq dan hidayah Allah fikiran dan kefahamanku semakin bertambah. Melalui beberapa orang guru dan senior di sekolah ini, maka aku belajar. Belajar apa? Aku belajar utk mengenaliNya dgn cara mendengar cerita-cerita kebesaranNya yg sering diperkatakan oleh beberapa orang guru dan senior ini. Aku suka. Aku semakin rasa inilah yg aku cari selama ini. Aku perlukan keimanan dan keyakinan yg utuh dan sohih, tidak mahu sekali-kali syirik kepadaNya.

Suasana ini sebenarnya kebanyakannya di surau al-islah di sekolahku. Dgn dorongan dan kesungguhan guru-guru dan senior yg boleh digelar dai'e ini maka aku mula belajar cari pengalaman ' khuruj fi sabilillah ' ( keluar di jalan Allah ) Utk apa? Pada mulanya aku pun tak tahu, sehinggalah aku sendiri berada dalam suasana pengalaman. Aku dapat rasakan apa yg diajar dan yg diketengahkan dalam jemaah ini membuatkan keyakinanku dpt diperbaiki sedikit demi sedikit. Walaupun ada masyarakat Islam kita sendiri yg mencemuh jemaah ini, maka janganlah terburu-buru. Anda mesti berada dan merasai sendiri dalam suasana jemaah ini dahulu dan barulah anda akan faham. Macam buah durian. Kita tak dpt nak menilai rasa buahnya tanpa kita sendiri berusaha membukanya dan merasai sendiri kelazatan buahnya.

'khuruj' 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan, itu bukan permasalahannya. Itu satu bentuk kaedah dan tertib serta latihan. Sebenarnya guruku berkata, berdakwah perlu setiap hari sebagaimana makan dan minum perlu kpd setiap hari kerana kitalah umat yg dipilih Allah. Namun, aku bukanlah sebaiknya. Terlalu banyak yg aku tak mampu. Sekadar walaupun secebis yg aku mampu, aku cuba istiqamahkan.

Apabila kita keluar di jalanNya, kita belajar utk tinggalkan sementara keluarga yg kita cintai, ini membuatkan kita sering teringat keluarga kita apabila khuruj dan membuatkan kita sering mendoakan mereka dgn sungguh-sungguh, hidayah utk mereka, supaya perlindungan dan keselamatan dari Allah buat mereka yg ditinggalkan. Daripada sini, kita belajar bertawakkal dan megharapkanNya semata-mata. Maka, kita akan dapat tarbiah utk mendapatkan 'halawatul iman'. Belajar berkorban demi Allah dan Rasul. Kita belajar tundukkan nafsu kita dgn pelbagai kelalaian dan kesibukan duniawi di rumah, tempat kerja, dan sebagainya. Kita belajar utk tinggalkan sementara rumah kita, televisyen kita, permainan 'game' kita, internet kita, keseronokan kita di rumah, dan lain-lain. Maka, pada waktu ini kita mula tempatkan suasana diri kita dalam suasana utk dekatkan diri kita kepadaNya dan tumpuan yg lebih dan lebih lagi kepadaNya daripada sebelumnya yg kadangkala amat tandus sekali taqarrub kita kepadaNya. Ini tidak bermakna kita tinggalkan segalanya. Tidak sama sekali. Jemaah ini tidak mengajar sama sekali utk tinggalkan keperluan dunia.

Kita belajar sunnah baginda s.a.w. Kita berjalan dari rumah ke rumah cuba menghidupkan kembali sepertimana yg terdahulu. Alhamdulillah, daripada ini, maka kita dapat belajar sifat sabar apabila dimarahi dan dicemuh oleh org lain. Kita juga belajar utk menyayangi org Islam yg lain dgn mengajak mereka utk ' khuruj fisabillah ' dan memperbaiki diri sama-sama. Kita juga belajar utk mendoakan diri kita dan org Islam yg lain dan seluruh umat utk hidayah. Kita belajar bermacam-macam sunnah yg boleh kata 99% aku tak tahu. Sunnah ini menyebabkan kita seolah-olah 'tawadduk'. Namun, ia perlukan istiqamah dan ikhlas. Aku masih lalai lagi.

Kita belajar utk melakukan adab sebelum tidur dan belajar utk qiam malam. Sewaktu aku 'khuruj fi sabilillah' kadangkala apabila terbangun malam, aku terlihat ustazku qiam malam dan dia selalu menangis teresak-esak dalam doanya. Dia megajar kami yg 'khuruj' supaya belajar berdoa menangis-nangis sampai keluar air mata utk mancapai rahmatNya. Sedikit demi sedikit, kita belajar dan mesti sungguh-sungguh.

Aku merasakan inilah jemaah Islam yg sebenarnya kerana jemaah ini menyatupadukan umat Islam seluruh dunia tidak kira bangsa dan warna kulit. Kita satu ummat. Ustazku berkata, di mana-mana sahaja negara seluruh dunia, di situlah jemaah ini ada. Boleh kata semua negara mempunyai 'markaz'. Aku memilih jemaah ini kerana ia tidak berpihak kpd mana-mana pihak dan tidak memecahkan umat Islam sendiri yg kadangkala bertelagah sesama sendiri utk menegakkan pendirian dan perjuangan masing-masing macam dalam Malaysia sendiri. Maaf kalau ada yg tersinggung. Ingatlah, kita satu umat Islam. Dan aku tidak bermaksud utk menafikan jemaah Islam yg lain.


Sekadar perkongsian.

Tuesday, March 9, 2010

Hukum Facebook
May 26th, 2009
Goto comments Leave a comment

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga ustadz beserta keluarganya senantiasa dirahmati Alloh SWT berkat ilmu yang disampaikan kepada pembaca warna islam khususnya dan umumnya kepada umat islam .

Pada Jumat, 22 Mei 2009 , Saya membaca berita NU Online bahwa

Ulama Jatim Akan Fatwakan tentang Facebook,

Yang mau saya tanyakan ke ustadz adalah bagaimana sih sebenarnya hukum face book itu sendiri menurut syariah islam ?

Mohon Penjelasannya

Terima kasih atas jawaban ustadz

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
udien

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Facebook memang sebuah fenomena tersendiri di zaman sekarang ini. Konon dari 235 juta penduduk Indonesia, 813 orang di antaranya menggunakan Facebook. Ini bukan saya yang bilang, tetapi data ini diungkapkan oleh Palo Alto California, pihak pengelola situs jejaring sosial tersebut.

Melejitnya jumlah pengguna Facebook di Indonesia ini ternyata menarik perhatian para ulama dan kiyai di negeri ini. Setidaknya sekitar 700 ulama se-Jawa Timur sempat berkumpul untuk membahas hukum penggunaan facebook.

Rupanya para tokoh Islam sedikit khawatir bahwa meluasnya jejaring sosial tersebut juga dapat berdampak negatif. Misalnya mereka takut kalau digunakan untuk transaksi negatif seperti seks terselubung.

Padahal sebenarnya facebook nyaris punya kemiripan dengan berbagai media elektronik lain, seperti televisi, radio, telepon serta internet. Semua itu pada dasarnya bebas nilai, kecuali setelah diisi dengan berbagai konten. Kalau kontennya bermuatan positif, tentu hukumnya halal. Sebaliknya, kalau kontennya bermuatan negatif, tentu saja hukumnya menjadi menjadi haram atau setidaknya menjadi makruh.

Ada beberapa ulama yang mengharamkan televisi, lantaran beranggapan bahwa televisi punya pengaruh yang negatif. Dan rasanya alasan mereka tidak terlalu salah, kalau kita melihat madharat yang ditimbulkan oleh konten yang dimuat oleh stasiun TV. Bahkan kalangan pemerhati dan pendidik pun sepakat bahwa TV punya banyak madharat.

Tetapi kedudukan pesawat TV sebagai sebuah sarana teknologi, tentu tidak ada yang mengharamkannya. Karena sebagai alat, TV adalah benda yang bebas nilai.

Demikian juga dengan fenomena facebook, banyak pihak yang merasa keberadaannya menghawatirkan, karena adanya penyalahgunaan. Diantaranya untuk sarana bermesum-ria, atau juga untuk bergosip, berhasad, berjunjing, atau menyebarkan berita bohong. Dan beberapa kasus, memang hal itu terjadi.

Walau pun rasanya bukan pada tempatnya untuk mengatakan bahwa semua pengguna facebook pasti melakukan kemaksiatan dan kemungkaran seperti disebutkan. Banyak manfaat yang bisa disebutkan untuk tekonolgi facebook, bahkan bisa digunakan juga untuk berdakwah.

Tidak ada salahnya kalau saya kutipkan beberapa pendapat yang sempat berkembang tentang masalah facebook ini.

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3)

Salah satu hasil fatwa tentang facebook telah dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jatim di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadien Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Pertemuan yang dilaksanakan sejak Rabu mengharamkan komunikasi dua orang berlainan jenis yang bukan muhrim baik melalui Facebook. Dan sebenarnya medianya bukan terbatas pada facebook saja, tetapi termasuk di dalamnya Friendster maupun SMS. Dengan syarat bila semua dilakukan secara berlebihan.

“Larangan ini kami keluarkan sesuai aturan agama,” kata seorang anggota perumus Komisi C FMP3, Masruhan. Namun jika komunikasi tersebut terkait keinginan untuk menikah, menurut Masruhan, tetap diperbolehkan.

Kiyai Nabil Lirboyo?

Kiyai Nabil Haroen sebagai juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo Jawa Timur sempat berkomentar begini, “Para tokoh muslim atau imam di Indonesia berpandangan sebaiknya ada fatwa atau batasan mengenai jejaring sosial maya, di mana dalam pandangan mereka pergaulan terbuka mampu mengundang birahi atau hasrat yang di dalam ajaran Islam diharamkan,”.

Namun demikian, beliau tidak mengharamkan facebook secara gebyah uyah. Pesantren Lirboyo, menurut Nabil, masih memperbolehkan santrinya menggunakan Facebook asal tidak mengarah ke hal-hal yang berbau porno atau mengundang birahi.

Nabil meminta bantuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar untuk menyosialisasikan hukum haram berhubungan dengan lawan jenis via HP, 3G, Facebook, Friendster.

Sayangnya, berita ini kemudian dibantah oleh pemimpin Pondok Lirboyo, Kiai Idris. Beliau tegas membantah kenal dengan orang yang mengatasnamakan juru bicara Ponpes Lirboyo, Nabil Haroen. “Tidak ada itu, saya bahkan tidak kenal dengan Nabil,” .

Kiai Idris mengaku memang ada pertemuan ulama se-Jatim dengan agenda membahas persoalan umat kontemporer. Namun pertemuan itu sama sekali tidak menyinggung tentang hukum Facebook. “Tadi malam pertemuannya selesai, tapi tidak ada bahas itu,” ungkapnya. Tentu kabar ini menjadi simpang siur, betulkah ada fatwa sedemikian dari pondok Lirboyo.

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Bagaimana dengan Majelis Ulama Indonesia? Sepanjang yang saya ketahui, MUI belum berniat membahas Facebook. Anggota MUI Amidhan bahkan menyatakan belum mendengar rencana ulama seJatim tersebut. Kalaupun ulama di Jatim membahasnya, menurut Amidhan, itu semacam keprihatinan.

Secara pribadi, Amidhan menilai situs pertemanan itu tidak melulu berdampak negatif. “Kalau digunakan murni untuk kebaikan, saya kira tidak ada masalah. Tapi kalau menimbulkan hal-hal tidak baik, ya harus ditindak,” tuturnya.

Contoh Positif dan Negatif

Dalam pandangan saya, facebook itu sebuah penemuan besar yang bisa menuai manfaat, sekaligus juga punya potensi dimanfaatkan secara negatif.

Namun saya sendiri malah tidak tertarik untuk membuat facebook, meski tiap hari menerima undangan di email untuk menjadi anggota facebook. Saya lebih tertarik untuk membuat situs pribadi, www.ustsarwat.com. Di situs itu saya merasa lebih bebas untuk mengaturnya, tanpa dikomentari orang dengan berbagai macam kata.

Contoh positif dan negatifnya begini, kemarin ada seorang lulusan santriwati yang bercerita kepada saya, bahwa dirinya bisa bersilaturahim dengan teman sesama lulusan santriwati yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan. Dirinya senang sekali karena bisa tahu kabar mereka, bahkan bisa saling kontak.

Tapi di sela kegembiraannya, ada juga kesedihannya. Dia bercerita bahwa dari sekian banyak temannya sesama lulusan pesantren dulu, ternyata ada belasan orang yang di facebooknya berpose tidak pakai jilbab. Bahkan berfoto dengan pacarnya, malah ada yang pacarnya bule segala.

Padahal, lanjutnya, mereka itu dulunya adalah santri yang sangat taat dalam agama. Sama sekali tidak menyangka kalau ternyata sekarang mereka berani tampil di facebook dengan membuka aurat.

Kemudian, dia mengatakan bahwa dialog yang termuat di facebook itu kadang memang agak negatif. Sering menyerempet masalah yang tabu buat kalangan santri. Minimal kurang pantas untuk dimuat, karena berbau seks atau hal-hal negati lain.

Maka kesimpulan saya dalam masalah facebook ini, selama bisa dimanfaatkan secara positif, jauh dari hal-hal yang berbau seksual dan negatif, atau fitnah serta menjelek-jelekknya orang lain atau pihak lain, maka silahkan saja ber-facebook ria.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
www.ustsarwat.com
 
copy lagi..

Ragu-ragu lagi tentang hukum Facebook?

>> 6.3.10



latest text share at 6.30 p.m




Ustaz Zaharuddin telah pun menjelaskan hukum berkenaan Facebook di web beliau, di surat khabar mahupun di majalah solusi. Saya berpendapat solusi yang dibuat oleh beliau sangat tepat sekali, malah saya juga ada membaca blog saiful islam berkenaan isu ini, pendapat mereka sama.

Dalam menentukan keputusan dan hukum penyertaan facebook, menurutnya ada beberapa isu yang perlu diperhatikan seperti:

Bolehkah menggunakan produk ciptaan yahudi?

Umat islam dibenarkan untuk membeli, menjual, mengguna pakai porduk ciptaan bukan islam termasuk yahudi selagi perkara itu dalam ruang lingkup yang halal.

Nabi Muhammad s.a.w sendiri seperti yang diriwayatkan dalam hadis yang sahih telah berurusan dan membuat transaksi jual beli dan cagaran(al-rahn) dengan seorang Yahudi, Aisyah r.a berkata:” sesungguhnya Nabi s.a.w membeli makanan daripada seorang yahudi dengan pembayaran secara bertangguh dan mencagarkan baju besi baginda s.a.w (riwayat al-bukhari no 2326,2/841)

Apa pula maksud mereka dengan ayat “menyumbang kepada bangsa yahudi atau keganasan yahudi?

Jual beli Muslim dengan seorang Yahudi hingga memberikan keuntungan kewangan kepada si penjual yahudi juga adalah sebahagian bentuk sumbangan kewangan kepada yahudi namun tidak bermasalah sama sekali di sisi islam, malah Rasulullah s.a.w dan para sahabat ramai yang berjual beli dengan Yahudi di Madinah. Tak semua jenis sumbangan kewangan kepada yahudi boleh dikategorikan sebagai dosa dan haram seperti jual beli di atas.

Kita masih tidak punya bukti yang jelas adakah sumbangan itu akan menyumbang kepada keganasan Yahudi Zionis. Dakwaan itu tidak boleh dipercayai semudah itu tanpa sebarang bukti yang jelas dan hanya bersandarkan kepada latar belakang peribadi si pengganas.

Dana untuk yahudi?

Sesuatu transaksi jual beli yang memberi keuntungan pada organisasi yahudi yang mana hasil pendapatannya digunakan untuk proses penjajahan haram, keganasan dan serangan ke atas umat islam, jadi barulah hukum harus berubah menjadi haram

Ustaz Zaharuddin telah membuat kajian dan mencari bukti-bukti itu sebelum memberi pandangan berkenaan status hukum berkenaan facebook dan beliau gagal mendapati sebarang bukti untuk menyokong andaian-andaian pihak yang membuat andaian. Selagi tidak mampu dihadirkan bukti bertulis selagi itulah hukumnya harus untuk berjual beli dengan penjual atau syarikat milik Yahudi. Jika jual beli dibenarkan apatah lagi sekadar membuka akau facebook.

Untuk maklumat yang lebih lanjut bukalah blog ustaz Zaharuddin di http://www.zaharuddin.net/ atau baca malajah solusi keluaran terbaru.



Tip-tip Pengguna Facebook

Walaupun harus, ustaz Zaharuddin ada juga menasihatkan agar menggunakan facebook mengambil langkah dengan sikap berhati-hati:

  1. Gunakan Facebook untuk manfaat Islam melebihi kepentingan peribadi.
  2. Tidak memasukkan perincian peribadi yang sensitive seperti akaun bank taraf kesihatan dan etc.
  3. Tidak berkongsi terlalu banyak gambar peribadi(khususnya bagi wanita) tanpa kawalan ia bakal membawa mudarat berbanding manfaat. Perlu ingat ia akan kekal di facebook orang yang dikongsi dan juga syarikat facebook.
  4. Jaga aurat dan pandangan mata. Jangan muat turun gambar yang tidak lengkap menutupi aurat.
  5. Elakkan ghibah(mengumpat) dalam facebook.
  6. Hadkan dan kurangkan perbincangan soal remeh-temeh peribadi yang membuang masa diri sendiri dan orang lain. Tak perlu setiap perincian aktiviti yang dibuat dalam harian atau perasaan di hebahkan di dalam facebook.
  7. Tidak terlibat dengan permainan-permainan dan aplikasi yang dijangka bercanggah dengan islam seperti kuiz ramalan nasib. Samada atas dasar suka-suka atau sebaliknya.
  8. Tidak mempercayai aplikasi tilik moden seperti rahsia tarikh lahir dan sepertinya samada atas dasar suka-suka atau sebaliknya.
  9. Menyedari maklumat kita di facebook boleh menjadi database pihak asing untuk memantau kehidupan dan informasi kita jika tidak terkawal.

Copy from other blog

    Thursday, February 25, 2010

    Maulid Nabi Muhammad s.a.w...hayatilah yg sebenarnya....

    Sedikit perkongsian yg aku tahu.Tapi, ini cuma sekadar yg aku tahu dan kalian lebih arif tentangnya. Tidak layak utk aku memperkatakan tentang sunnah baginda Nabi Muhammad s.a.w. Namun di sini aku sekadar ingin berkongsi ilmu dgn kalian. Ilmu yg amat tandus. Biar bab ini dimuzakarahkan agar ianya tak luput drpd ingatan dan amalan.

    Sunnah Nabi Muhammad s.a.w terbahagi kpd tiga bahagian.
    1. suroh    2. siroh   3. sariroh


    suroh

    : sunnah Nabi Muhammad s.a.w tentang rupa paras dan penampilan baginda s.a.w daripada hujung rambut  sampai hujung jari kaki.

    siroh

    : sunnah Nabi Muhammad s.a.w tentang amalan, perjuangan baginda s.a.w daripada bangun tidur baginda s.a.w sehingga bangun tidur semula. Contohnya, adab makan, minum, masuk masjid, keluar dari masjid, masuk tandas, keluar dari tandas, adab tidur, dan semuanya. Ustaz itu berkata, yg paling besar adalah perjuangan dakwah.

    sariroh

    : fikir Nabi Muhammad s.a.w. Contohnya, fikir risau kehidupan akhirat dan umatnya. Paling utama ialah fikir risau baginda s.a.w terhadap semua umatnya sehingga kiamat. Baginda risau dan bimbang sekali bagaimana semua umatnya sehingga bayi terakhir lahir sebelum kiamat dapat beriman kpd Allah dan masuk syurga dan bebas drpd azab neraka.

    ada hadith kelebihan sunnah yg dibacakan lebih kurang maksudnya begini, tak tepat sangat susunan maknanya...

    " barangsiapa yg mengamalkan sunnahku maka dia mencintaiku, dan barangsiapa mencintaiku maka dia akan bersama-samaku di syurga"

    " barangsiapa yg mengamalkan walaupun satu sunnahku secara istiqamah pd zaman kerosakan umat, maka baginya seratus pahala mati syahid"

    Wednesday, February 24, 2010

    utk semua org..

    salam...
    ramai sekarang sibuk nak memperkatakan tentang keputusan spm 2009 yg bakal keluar. Kalau nak ikutkan, memang tak nak difikir-fikrkan sangat.

    Allah Subhanahullah Ta'ala Maha Adil. Dia tidak menjanjikan kejayaan manusia dalam pemerintahan, pangkat, harta, pelajaran, dan segala yg ada di dunia ini. Dia meletakkan kejayaan seluruh manusia hanya dalam agamaNya. Hanya apabila manusia itu benar-benar beriman, taat seluruh perintahNya, menjauhi segala laranganNya dengan mengikut cara yg ditunjukkan oleh baginda Nabi Muhammad s.a.w.

    Aku teringat kata-kata ustazku di sekolah dahulu...
    lebih kurang begini..

    " kalau jaminan kejayaan manusia itu dalam pemerintahan, maka Firaun dan Namrud ialah yg paling berjaya. Tapi, mereka sama sekali orang yg gagal. Gagal kerana kufur kpd Allah Ta'ala dan ini dirakamkan dalam Quran. Firaun ditenggelamkan dan Namrud mati hina dgn asbab seekor nyamuk kecil yg dihantar oleh Allah Ta'ala.

    " kalau jaminan kejayaan manusia itu dalam harta yg banyak, maka Qorun ialah manusia yg paling berjaya. Namun, sama sekali dia gagal. Gagal kerana kufur kpd Allah Ta'ala. Pada mulanya sebelum dia dikurniakan oleh Allah dgn harta yg banyak, dia ialah seorang kaum Nabi Musa yg beriman. Dengan perantaraan doa Nabi Musa yg dipinta daripadanya kpd Allah Ta'ala, maka dia beroleh harta yg banyak. Namun, dia kufur apabila Allah Ta'ala memerintahkan agar sebahagian hartanya diinfakkan. Dia sama sekali kufur! Sehinggakan Allah Ta'ala menghinakan dia dgn mati tenggelam ke dalam bumi bersama-sama dgn hartanya. Ada orang kata sehinggakan apabila kita terjumpa harta di dalam bumi atau tanah, kita panggil 'harta karun'. Macam tu sekali.

    Aku juga masih ingat ustazku pernah berkata-kata di surau di sekolah dulu...
    begini lebih kurang bunyinya....

    " Kaum Nabi Musa a.s ramai yg Allah Ta'ala jadikan hebat dan pakar dalam ilmu sihir. Namun, Allah Ta'ala Maha Hebat menghantar baginda nabi Musa a.s sebagai utusan utk menyampaikan kebenaran kpd kaumnya dgn mukjizat umpama sihir yg lebih hebat. Iaitu, tongkatnya menjadi ular besar dgn izin dan perintah Allah.

    "  Kaum Nabi Isa a.s pula ramai yg dikurniakan Allah Ta'ala dgn ilmu perubatan yg hebat-hebat. Namun, Allah Ta'ala dgn kekuasaanNya ingin menunjukkan kpd kaumnya yg ingkar dgn utusan Nabi Isa a.s yg dikurniakan mukjizat lebih hebat dalam ilmu perubatan sehinggakan mampu menghidupkan orang yg sudah mati dgn izinNya.

    Dan ustazku juga berkata....
    Umat akhir zaman sekarang berlumba-lumba nak tunjukkan kehebatan dalam akademik dan pencapaian pelajaran masing-masing. Tengoklah, apabila yg dapat 'straight A', dibanggakan, keluar muka dalam surat khabar. Ibu bapa pula sibuk nak tanya, " anak kamu dapat berapa? Tengok! Anak yg belajar di 'oversea' apabila ditanya orang, mesti ada rasa bangga sikit-sikit. Perkara-perkara macam ini pun sebenarnya boleh merosakkan hati. Inilah antara penyakit hati. Bahaya!

    Ada yg apabila gagal atau kurang cemerlang, ada yg putus asa. Ada yg sanggup bunuh diri. Masya-Allah. Tiada janji kejayaan dalam akademik.

    KEJAYAAN SEBENAR....
    beriman kpd Allah, taat segala perintahNya, jauhi segala laranganNya hanya dgn cara yg ditunjukkan
     oleh baginda Muhammad s.a.w.
    Dalam Quran....
    Allah Ta'ala menyatakan manusia yg memasuki syurga nanti, merekalah orang yg berjaya. Inilah sebenar-benar kejayaan sebab kebahagiaan di sana adalah selama-lamanya dan tiada penghujungnya bukan seperti dunia ini....jauh sekali!
    Dalam Quran disebut orang-orang yg memasuki syurga nanti dgn ucapan " fauzan a'zima" yakni "itulah kejayaan yg sebenar dan paling besar"

    Tiada langsung jaminan kejayaan dalam dunia ini hatta 'performance' kita dalam pengajian. Allah Ta'ala sudahpun menyatakan dalam Quran bahawa dunia ini olok-olok, permainan....tipu daya semata-mata.

    Ustazku berkata...
    umat Islam akhir zaman ini dikurniakan oleh Allah Ta'ala dgn tugas dan kerja dakwah, inilah kemuliaan kita. Ilmu dakwah. Kemuliaan dalam berdakwah, bukan dalam pelajaran. Sama sekali!

    Inilah sedikit sebanyak yg ingin saya kongsikan bersama. Utk peringatan buat diri ini..

    Monday, February 22, 2010

    assalamualaikum...
    hati dan pemikiranku tersentak

    Kejayaan semua manusia hanya apabila beriman dgn Allah Ta'ala, mentaati segala perintahNya, menjauhi segala laranganNya dgn hanya mengikuti cara hidup Nabi kita Muhammad s.a.w.

    Kadang-kadang aku memang rasa macam nak marah. Kenapa mereka berkata aku begini dan begitu. Contohnya, "Taliban hey"....."macam al-Qaeda je". Kenapa sesetengah org Islam sendiri mengatakan yg sebegini??? Bahkan sesetengah mereka ialah org yg belajar agama tinggi-tinggi di universiti. "Setakat belajar agama je ke diorang nie?" Inilah antara persoalan aku.

    Bukankah 'this beard' yg diorang sibuk nak memperkatakan ini cara hidup dan sunnah Nabi kita Muhammad s.a.w. Kenapa diorang nampak macam pelik je.? (terpaksa guna bahasa short-form). Kenapa???

    even some muslim themselves said its looked mess....lousy..
    ape nie..........!!!
    takkan org Islam sendiri cakap macam tu. Berhati-hati dgn percakapan kita!

    begitu juga dgn kaum muslimah yg berniqab(berpurdah)...sesetengah org Islam sendiri sibuk mempertikaikannya tanpa ilmu, dalil yg cukup.

    Inilah keindahan Islam. Yang mukmin mengikuti cara hidup Nabi kita Muhammad s.a.w dan yg mukminah mengikuti cara hidup isteri-isteri baginda s.a.w.

    kita nak ikut siapa lagi???
    takkan nak cacakkan rambut, pakai rantai, gelang, tindik....

    kehidupan kita di dunia utk sukakan Allah Ta'ala. KekasihNya ialah baginda Nabi Muhammad s.a.w. Jadi, kita wajib ikut cara hidup baginda s.a.w jika benar-benar ingin berusaha menjadi hamba yg disayangi dan dikasihiNya di dunia dan akhirat. Kita nak dapatkan keredhaan siapa sebenarnya? Adakah kita ingin mendapatkan perhatian daripada manusia yg sebenarnya jahil dalam menafsirkan erti kecantikan yg hakiki? Allah Ta'ala ialah Rabb, Pencipta segalanya. Dia yg menciptakan setiap sesuatu. Kita berusaha ikut rupa paras yg mirip-mirip macam baginda s.a.w walaupun ada manusia yg sesetengahnya tak suka. Tapi, siapa yg suka??? Sudah tentulah Allah Subhanahullah Ta'ala suka, sebab baginda s.a.w ialah hambaNya yg paling dikasihiNya. Kita sudah tentu inginkan supaya Dia menyayangi kita dan memberi perhatian kepada kita. Tak perlulah utk kita menarik perhatian daripada manusia yg dirinya sendiri diciptakan. Tunjukkanlah kecantikan kita kpd Dia dgn benar-benar menutup 'aurat dgn sempurna seperti yg ditunjukkan oleh baginda s.a.w, dgn rupa paras baginda s.a.w. Biarlah kita cantik di sisi Allah Ta'ala bukan di sisi manusia yg lemah. Sesungguhnya Nabi kita Muhammad s.a.w  melakukan sesuatu bukan dgn mengikut nafsunya, bahkan semuanya dgn wahyu dan petunjuk drpd Allah Ta'ala drpd rupa paras, amalan, fikiran, dan semuanya. Wanita pula mengikut rupa paras yg ditunjukkan oleh isteri-isteri Nabi kita Muhammad s.a.w dgn cara penutupan 'aurat yg sempurna. Berniqab itu ada dalilnya!!! .......

    Biar kita mulia di sisiNya ..bukan di sisi mahkluk...Di syurga nanti semuanya akan diperlihatkan olehNya dgn segala kesempurnaan.....